Jumat, 13 Mei 2011

To God Be the Glory

 Pertengahan Mei 2011, merupakan  salah satu periode waktu dengan tekanan yang sangat berat bagi penulis. Proposal tesis, ujian kelayakan tesis dan berbagai macam tugas akan mencapai puncaknya pada akhir Mei dan awal Juni.  Bersyukur pada Allah yang slalu memberikan kekuatan rohani didalam kekuatan fisik yang begitu terbatas bagi penulis.  Kekuatan rohani atau yang dikenal oleh masyarakat sekuler sebagai SQ adalah parameter yang paling menentukan diantara beberapa parameter kecerdasan seperti IQ, EQ dan parameter-parameter yang lain. Tidak heran, disaat teman-teman penulis berkeluh kesah tentang beratnya tekanan pada  akhir semester ini, penulis justru smakin bersemangat didalam menyelesaikan semua tugas dan tanggung jawab….ya, setiap malam, sebuah lagu telah menjadi teman setia didalam mengerjakan tugas... To God be The Glory, itu adalah pujian favorit penulis setiap malam didalam mengerjakan tugas dan berbagai tanggung jawab yang lain. Jika pujian ini tidak terdengar melalui speaker, maka hati akan menyanyikannya tanpa suara.

Mengapa harus pujian To God be The Glory ? karena penulis telah sampai di kesimpulan…jika semua yang dikerjakan bukan untuk mempermuliakan Allah, maka kesia-sian hidup telah terjadi. Jika semua yang dikerjakan tidak secara sungguh-sungguh untuk memuliakan Dia, maka yang terjadi adalah Allah dipermalukan, Kristus dihina dan dipermalukan didepan orang lain.

Praise the Lord, praise the Lord, let the earth hear His voice!
Praise the Lord, praise the Lord, let the people rejoice!
Oh, come to the Father, through Jesus the Son, And give Him the glory, great things He hath done.

Praise the Lord, praise the Lord…..adalah seruan yang didengungkan secara kuat didalam pujian ini. Hal ini memberikan arti bahwa setiap anak-anak Tuhan harus selalu memiliki hati yang praise the Lord dimanapun  dan kapanpun dimanapun dia berada. Tidak peduli dia adalah hamba Tuhan, pekerja, mahasiswa dan pelajar sekalipun….tetap harus praise the Lord dimanapun dia berada.

Let the earth hear His voice….adalah suatu seruan agar dunia mendengarkan suaraNya didalam kemuliaaNya sehingga dunia pun ikut praise the Lord. Bagaimana dunia bisa Praise the Lord, jika anak-anak Tuhan tidak mengerti panggilan hidupnya dan menjadi gerbong yang mengikut arus dunia ? bagaimana dunia bisa praise the Lord, bila mahasiswa-mahasiswa Kristen seharusnya menjadi garam dan terang, justru memiliki karakter yang sama dengan dunia, yaitu berkarakter selfisme kuat dan bermalas-malasan didalam kuliah ?

Praise the Lord, praise the Lord…….Let the earth hear His voice merupakan suatu ungkapan yang sangat  indah dan agung yang bermakna kuat bagaimana Allah dipermuliakan ditengah-tengah dunia yang berdosa dan tidak mengenal Allah Sang Pencipta. Ditengah-tengah tantangan dan tekanan jaman ini, marilah kita sebagai anak-anak Tuhan, siap untuk menerima tantangan jaman, menjawab tantangan jaman dan membawa jaman ini kembali kepada Tuhan.


Soli Deo Gloria

Kamis, 07 April 2011

Melewati Jaman





Ditengah jaman yang sudah bengkok ini...
Siapakah yang masih meneriakkan tentang kebenaran
Siapakah yang masih tetap hidup lurus dijalan Tuhan



Banyak orang muda yang berteriak kebenaran-kebenaran...
Tetapi ketika menjadi pemimpin, mereka berteriak : uang...uang...
Hati mereka telah dibengkok-kan oleh uang
Kompromi dan kejahatan ada dijalan mereka



Banyak hamba Tuhan berteriak : Tuhan...Tuhan...
Tetapi hatinya penuh dengan onak dan duri...
Uanglah yang menjadi tuan mereka...
Kepalsuan ada didalam pelayanan mereka
Mereka ini adalah para pendusta yang menjual Tuhan Yesus...



Banyak para majelis dan aktivis yang berapi-api aktif didalam pelayanan
Tetapi kesombongan berada didalam hati mereka
Kemalasan untuk belajar Firman ada dihati mereka
Ya, hati mereka telah mendustai Tuhan Yesus



Tuhan, kiranya Kau memampukan kami untuk hidup sesuai dengan kehendakMu
Ajar kami tidak kompromi, bahkan dalam keadaan kritis sekalipun
Ajar kami setia, seperti Tuhan Yesus yang setia kepada Bapa sampai mati
Ajar kami menjadi anak-anak Bapa yang menyinarkan terang bagi dunia yang sudah gelap ini
Ajar kami untuk tidak mempermalukan Engkau
Tetapi memuliakan Engkau stiap saat dalam hidup kami
Terpujilah Engkau ya Tuhan, dimuliakanlah NamaMu, dahulu kini dan selama-lamanya.

Jumat, 18 Maret 2011

Doa

Setiap kali aku membaca FirmanMu ya Bapa…

Aku tahu siapa diriku, dan aku tahu siapa Pemilik Firman…

Ya, Engkau Yang Maha suci, Maha kudus dan Maha Mulia…adalah Sang Pemilik Firman

Aku begitu kecil dan remeh….Engkau begitu Agung dan Mulia…

Aku bersujud dihadapanMu….

Aku sadar akan kehinaan diriku

Aku senantiasa bergumul akan dosaku….

Bapa….setiap kali aku belajar FirmanMu…

Aku minta supaya Engkau mengasihi aku, anak-Mu yang berdosa dan lemah ini….

Tuntun aku Bapa.…supaya aku bisa mengerti FirmanMu…

Dan setelah mengerti aku mengerti FirmanMu, tuntun aku dalam jalan hidupku agar taat dan tunduk pada kehendakMu…

Trimakasih Bapa

Amen

Sabtu, 12 Maret 2011

Untuk direnungkan.....

Yohanes 14:6
Kata Yesus kepadanya: ‘Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku”.


You call Me the way but you do not follow Me,

(= Engkau menyebutKu jalan tetapi engkau tidak mengikutKu,)

You call Me the light but you do not see Me,
(= Engkau menyebutKu terang tetapi engkau tidak melihatKu,)

You call Me the teacher but you do not listen to Me,
(= Engkau menyebutKu guru tetapi engkau tidak mendengarkanKu,)

You call Me the Lord but you do not serve Me,
(= Engkau menyebutKu Tuhan tetapi engkau tidak melayaniKu,)

You call Me the truth but you do not believe in Me,
(= Engkau menyebutKu kebenaran tetapi engkau tidak percaya kepadaKu,)

Do not be surprised if one day I don’t know you.
(= Janganlah terkejut jika suatu hari Aku tidak mengenal kamu.) 


Source : (http://golgothaministry.org/pi2/pi_akulahjalan.htm)

Rabu, 23 Februari 2011

Didikan Yang Sempurna

Surabaya, 24 Februari 2011

Trimakasih Bapa untuk setiap peringatanMu yang begitu ajaib…

Trimakasih atas didikanMu yang melampaui setiap pemikiran kami…

Betapa lemah dan kecilnya aku didunia ini…

Bahkan hidup berbajukan dosa, kebodohan dan keteledoran..

Dan juga mengabaikan panggilan Tuhan untuk menjadi saksiMu yang baik…

Namun Engkau telah menghajarku…

Engkau telah membangunkanku…dari tidurku…

Dan memberiku didikan-didikanMu yang jauh melampaui setiap pemikiran manusia yang terpandai
sekalipun…

Bapa, trimakasih untuk stiap kesempatan yang Kau berikan…

Ajarku tuk hidup radikal dihadapanMu

Trimakasih Bapa untuk setiap peringatanMu yang begitu ajaib…

Trimakasih Bapa untuk didikanMu yang sempurna...

Amin

Jumat, 10 September 2010

Bolehkah orang Kristen bersikap fanatik didalam iman Kristen?

Saya sering kali ditanya orang termasuk adik-adik KTB, perlukah kita sebagai anak-anak Tuhan bersikap fanatik terhadap iman kita. Dan saya menjawab ya dan harus !! Kenapa ? Bukankah para pengikut agama yang semakin fanatik didalam iman, akan membuat mereka semakin berbahaya dan bahkan akan menganiaya bahkan membunuh orang yang lain yang tidak seiman dengan mereka? Tidak. Pemahaman ini adalah pemahaman yang salah dan keliru, yang terjadi justru kebalikannya, semakin seseorang fanatik didalam iman Kristen, dia justru akan menjadi sasaran aniaya bahkan menjadi target yang harus dimusnahkan !! Inilah yang justru cenderung terjadi didunia ini. Contoh : Yesus Kristus justru dibunuh oleh bangsa Yahudi sendiri ; Orang Kristen mula-mula yang benar-benar cinta Tuhan, justru dibantai habis-habisan pada jaman kekaisaran Roma ; Dietrich Bonhoeffer , dihukum mati karena kesetiaannya kepada Kristus ; dsb.


Definisi fanatik dalam KBBI : fa•na•tik a teramat kuat kepercayaan (keyakinan) thd ajaran (politik, agama, dsb): tokoh partai itu berada di tengah-tengah pengikutnya yg --;
mem•fa•na•tiki v meyakini (ajaran, kepercayaan, dsb) dng teramat kuat: segelintir orang cenderung mendukung, membela, dan ~ ajaran sesat yg dibawa oleh pendatang baru itu;
ke•fa•na•tik•an n perihal fanatik .


Arti dari kefanatikan didalam hal beragama, khususnya dalam iman Kristen, adalah kita memiliki kepercayaan yang amat kuat didalam iman kepada Kristus. Sikap fanatik kepada Kristus membuat kita sungguh-sungguh mencintai Dia, membuat kita terus berusaha semakin mengenal Dia, dan membuat hidup kita menjadi seserupa mungkin dengan Dia walaupun didalam keberdosaan kita, kita tidak mungkin bisa menjadi perfect. Sikap fanatik mendorong kita untuk memuliakan Tuhan setiap detik didalam kehidupan. Kefanatikan membuat kita memiliki bertumbuh didalam prinsip hidup kasih, baik kepada sesama maupun kepada orang lain. Kefanatikan membuat orang-orang Kristen menjadi orang-orang yang berkualitas dan tahan uji, dan membuat anak-anak Tuhan menjadi anak-anak yang bertanggungjawab didalam kehidupan baik kepada sesama, masyarakat, negara dan kepada Kristus. Seharusnya semakin seseorang memiliki sikap fanatik yang benar kepada Kristus, dia pasti semakin mengasihi Tuhan dan sesamanya.


Dasar Allkitabnya, salah satunya yaitu dari Roma 1:16. Injil Kristus adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang percaya. Dimana terdapat beberapa efek pendamaian, yaitu:

1. Injil mendamaikan kita dengan Allah

2. Injil mendamaikan kita dengan diri kita sendiri, melepaskan kita dari perbudakan dosa masuk menjadi perbudakan/perhambaan Allah. Hal ini memungkinkan kita untuk mengembangkan citra diri kita sesuai dengan kehendak Tuhan

3. Injil mendamaikan kita dengan Alam semesta, dimana dulu kta adalah orang berdosa yg merusak alam untuk kepentingan kita, sekarang kita yang sudah disucikan oleh darah Kristus, akan berusaha untuk menjaga alam semesta ini dan tidak mengeksploitasinya secara habis-habisan. Bahkan kita akan bersinergi dengan alam untuk memuliakan Allah.

4. Injil mendamaikan kita dengan sesama kita. Sehingga kta memiliki suatu hidup dengan pola spirit yang baru yaitu spirit kasih terhadap sesama kita.

5. Injil membuat kita mendamaikan sesama kita dengan Allah.

6. Injil membuat dan memungkinkan kita untuk mendamaiakan antar manusia. Hal ini membuat anak-anak Tuhan menjadi duta-duta perdamaian.


Yang perlu kita dibedakan adalah sikap fanatik yang sempit, sehingga tidak bisa memahami panggilan dan tugas sebagai anak-anak terang, sehingga sikap fanatik sempit membuat orang-orang percaya menjadi anti terhadap orang yang beragama lain dan tidak mau bersinggungan sama sekali dengan mereka. Orang-orang yang memiliki sikap fanatik sempit akan menjadi orang yang berbahaya dan mudah sekali untuk menganiaya orang yang tidak sepaham dan seiman dengannya. Sikap ini tidak boleh dimiliki oleh orang Kristen, karena sikap fanatik sempit ini bertentangan dengan spirit Kristen yang diajarkan Alkitab, karena Kristus mengutus kita untuk hidup ditengah-tengah dunia ini bukan untuk berpisah dan terus mencari zona aman dan nyaman. Sehingga dalam sejarah gereja, terdapat sejarah tentang kaum pietis dimana, mereka benar-benar memisahkan diri dari kehidupan dunia, dan mereka hidup di biara-biara dan tidak ambil bagian didalam menjadi garam dan terang bagi dunia. Walaupun dunia ini seperti yang dikatakan Alkitab, dunia sudah tidak lagi mengenal PenciptaNya, namun kita dipanggil untuk hidup didalamnya, mempengaruhinya agar mereka kembali mengenal dan memuliakan Allah Sang Pencipta dengan nilai-nilai kehidupan Kristen yang kita pancarkan melalui keteladanan hidup dan perkataan kita serta buah-buah pemikiran kita.


Soli Deo Gloria

Sabtu, 14 Agustus 2010

Tuhan Engkaulah Pemimpin Yang Setia










Hidup tanpaMu...

Adalah suatu kesia-siaan

TanpaMu, aku rapuh...

TanpaMu, aku sesat..

TanpaMu, aku seperti busur yang terhilang dan takkan kembali...

TanpaMu, aku binasa untuk selama-lamanya


Tuhan Yesus

Kau telah berjanji kepada umatMu...

Didalam kemuliaanMu

Kau akan sambut kami yang hina ini

Yang telah berdosa terhadap Engkau

Kau akan sambut kami para pendurhaka yang telah Kau tebus

Yang telah menginjak-injak kehormatanMu didalam dosa-dosa kami

Ku berjanji ya Tuhan untuk setia kepadaMu

karna Kau setia pada kami

KesetiaanMu itulah yang menjamin kami untuk hidup didalamMu

Engkau yang memanggil

Engkau pula yang telah menebus dosa-dosa kami

Dan Engkau pula memelihara hidup kami didunia ini

Serta mimimpin kami untuk hidup didalam kekekalan bersama denganMu



 1Co 1:7-9  Demikianlah kamu tidak kekurangan dalam suatu karuniapun sementara kamu menantikan penyataan Tuhan kita Yesus Kristus.  (8)  Ia juga akan meneguhkan kamu sampai kepada kesudahannya, sehingga kamu tak bercacat pada hari Tuhan kita Yesus Kristus.  (9)  Allah, yang memanggil kamu kepada persekutuan dengan Anak-Nya Yesus Kristus, Tuhan kita, adalah setia.